Ketua Organda Kota Bekasi, Diduga Korupsi 350 Juta Dana Hibah

Mataindonesianews.com, Bekasi – LSM Gerakan Masyarakat Bawah indonesia (GMBI), gelar aksi di depan kantor Kejari. Puluhan masa yang menuntut, agar pihak lembaga hukum segera mengusut tuntas kasus, dugaan korupsi dana hibah sebesar 350 juta yang di lakukan ketua Organda Kota Bekasi, Rabu (20/09).

 

Poster yang menjadi bagian atribut aksi, tertulis “tangkap penjarakan Hotman Pane sekarang juga karena diduga gelapkan dana hibah. Poster tersebut juga terpampang kalimat yang menyatakan “dana hibah habis dimakan Hotman Pane, dan copot Hotman Pane dari ketua organda Kota Bekasi.

 

Seketaris LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Asep Sukarya mengatakan kedatangan pihaknya untuk mendorong Kejari Kota Bekasi agar berani mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah sebesar Rp 350 juta yang bersumber dari APBD TA 2016

 

“Kami mendorong Kejari agar secepatnya memproses, menangkap dan menahan ketua Organda Kota Bekasi,” kata Asep Sukarya kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Kasi Intel Kejari Bekasi, Febrianda R

 

Asep memaparkan, pada tahun 2016 melalui anggaran APBD Kota Bekasi, Ketua Organda menerima dana hibah/Bansos sebesar Rp 350 juta yang digunakan untuk pembinaan dan pembekalan pengurus kelompok Kerja unit (KKU) Organda Kota Bekasi. Namun dalam laporan pertanggunjawaban yang dilaporkan ke Pemkot Bekasi diduga  direkayasa dan diduga fiktif

 

“Dana tersebut dicairkan dalam 3 tahap. Pertama Rp150 juta, Rp100 juta dan terakhir Rp100 juta,” ungkapnya

 

Asep juga menyebut, meskipun dalam kasus ini ada intervensi dari berbagai pihak kepada Kejari namun Kasi Intel menegaskan akan terus memproses secara hukum kasus tersebut

 

“Bahkan, mereka (Kasi Intel-red) menjanjikan minimal minggu depan (Rabu) sudah ada peningkatan terhadap kasus tersebut untuk menetapkan tersangkanya,” jelasnya

 

Disinggung soal intervensi dalam kasus ini, Asep pun enggan menjelaskan secara riil karena tidak disebutkan orangnya,” Tapi secara jelas, Ya memang ada intevensi dari berbagai pihak,” ungkapnya

 

Asep pun berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas sampai pihak Kejaksaan menetapkan tersangkanya

 

“Kita akan dorong terus kejaksaan agar proses hukum ini terus berlanjut dan ada tersangkanya,” tegasnya (RED).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *